SELOPURO.DESA.ID – Jajaran Pemerintah Kecamatan Pitu bersama unsur TNI-Polri dan instansi lintas sektor kembali menggalakkan program "Subuh Bergerak" (Subuh Berjamaah dan Bersilaturahmi Bersama Masyarakat). Kali ini, kegiatan dipusatkan di Masjid Fathul Huda, Dusun Sriguwak, Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, pada Kamis pagi (25/6/2026).
Kegiatan kerohanian yang berpadu dengan aksi sosial ini dihadiri langsung oleh Camat Pitu, Broto Sanjoyo; Kapolsek Pitu, AKP Basuki Rahmat; DanPosramil Pitu; Kepala KUA Pitu; Kepala Puskesmas Pitu; serta Korwil Pendidikan Kecamatan Pitu. Hadir pula Kepala Desa Selopuro beserta seluruh perangkat desa, tokoh agama, tamu undangan, serta masyarakat sekitar yang memenuhi shaf masjid sejak fajar menyingsing.
Merawat Kerukunan dan Stabilitas Keamanan Desa
Setelah melaksanakan salat subuh berjamaah dengan khidmat, acara dilanjutkan dengan sesi penyampaian pesan-pesan penting dari unsur pimpinan kecamatan kepada jamaah yang hadir.
Dalam sambutan pertama, Camat Pitu, Broto Sanjoyo, menyoroti pentingnya menjaga rajutan sosial di tingkat terbawah. Beliau menyampaikan bahwa kerukunan antarwarga adalah modal utama dalam menyukseskan pembangunan daerah.
"Kerukunan dalam bermasyarakat adalah fondasi utama kita. Perbedaan itu hal yang wajar, namun jangan sampai merusak tali silaturahmi. Lewat momentum subuh seperti ini, mari kita perkuat gotong royong dan saling peduli antar-tetangga demi kemajuan Desa Selopuro," ujar Broto Sanjoyo.
Sejalan dengan hal tersebut, Kapolsek Pitu, AKP Basuki Rahmat, dalam sambutan berikutnya berfokus pada aspek stabilitas lingkungan. Beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif menjaga ketertiban dan keamanan desa (Kamtibmas), salah satunya dengan mengoptimalkan peran pos kamling.
"Keamanan desa bukan hanya tugas polisi atau TNI, melainkan tanggung jawab kolektif kita semua. Jika lingkungan kita tertib dan warga saling menjaga, ruang gerak bagi potensi kriminalitas akan tertutup. Segera komunikasikan dengan Bhabinkamtibmas atau Polsek jika menemui hal-hal yang mencurigakan," tegas Basuki Rahmat.
Santunan Anak Yatim dan Penutup yang Hangat
Tidak hanya diisi dengan serap aspirasi dan edukasi masyarakat, aksi nyata kepedulian sosial juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Pada agenda berikutnya, dilakukan penyerahan bantuan atau santunan kepada sejumlah anak yatim di wilayah Dusun Sriguwak dan sekitarnya. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh jajaran Forkopimcam Pitu didampingi Kepala Desa Selopuro, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Sebagai pemungkas seluruh rangkaian kegiatan, acara ditutup dengan makan bersama-sama. Hidangan sederhana yang telah disiapkan dinikmati dengan penuh rasa kekeluargaan oleh para pejabat, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang hadir.
Momen makan bersama ini sekaligus menjadi ruang dialog santai tanpa sekat, mempertegas kedekatan dan kemanunggalan antara pemimpin, aparat, dan masyarakat di Kecamatan Pitu.