Kekayaan Sumber Daya Alam yang ada di Desa Selopuro amat sangat mendukung baik dari segi pengembangan ekonomi maupun sosial budaya. Luas Wilayah Desa Selopuro adalah 424.763 Ha. Luas lahan yang ada terbagi ke dalam beberapa peruntukan, yang dapat dikelompokkan seperti untuk fasilitas umum, pemukiman, pertanian, perkebunan, kegiatan ekonomi dan lain-lain.
Luas lahan yang diperuntukkan untuk pemukiman adalah 97.486 Ha. Luas lahan yang diperuntukkan untuk Pertanian adalah 54.867 Ha. Luas lahan untuk ladang tegalan dan perkebunan adalah 12.350 Ha. Luas lahan untuk Hutan Produksi adalah 122,500 Ha. Sedangkan luas lahan untuk fasilitas umum adalah sebagai berikut: untuk perkantoran 0,032 Ha, sekolah 0.315 Ha, olahraga 1,125 Ha, dan tempat pemakaman umum 6,534 Ha.
Wilayah Desa Selopuro secara umum mempunyai ciri geologis berupa lahan tanah kapur yang sangat cocok sebagai hutan produksi dan perkebunan. Secara prosentase kesuburan tanah Desa Selopuro terpetakan sebagai berikut: sangat subur 27 Ha, subur 250 Ha, sedang 150 Ha, tidak subur/ kritis 12.350 Ha.
Pendapatan desa merupakan jumlah keseluruhan penerimaan desa yang dibukukan dalam APBDesa setiap tahun anggaran. Menurut Peraturan Desa Selopuro Nomor 01 Tahun 2020 bahwa Sumber Pendapatan Desa :
Adapun Kekayaan desa terdiri dari :
Desa Selopuro sebagaian besar mata pencaharian penduduknya adalah petani yang mayoritas memeluk agama Islam dan juga memiliki kepatuhan terhadap adat dan tradisi.